Pelaksanaan
Setelah konsep taman anda telah selesai, anda dapat mulai melaksanakan pembuatan taman idaman. Untuk itu perlu disiapkan beberapa hal, seperti:
1. Persiapkan lahan. Hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah membersihkan lahan dari rumput dan tanaman liar.
2. Setelah lahan bersih, gemburkan tanah dengan cara dicangkul untuk membalik lapisan tanah teratas. Jika lahannya tidak terlalu luas, bisa dilakukan dengan cara menggali dengan menggunakan sekop kebun yang berukuran kecil. Jika tanah terlalu padat, tambahkan pasir pada tanah. Jangan lupa menambahkan kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar taman. Pada saat ini bentuklah lahan yang sesuai dengan kontur (tinggi rendah) permukaan taman yang dikehendaki.
3. Pindahkan sketsa taman yang telah dibuat pada lahan ini dengan menggunakan bantuan tali plastik. Tujuannya adalah mempermudah menanam tanaman yang dikehendaki.
4. Tanamlah tanaman berkayu atau yang berukuran besar lebih dahulu, seperti tanaman buah, palem, kamboja.
5. Setelah itu tamanlah tanaman pelengkap yang lebih kecil dari tanaman ground cover seperti rumput, kucai mini dan lain – lain.
6. Setelah seluruh tanaman selesai ditanam, segeralah siram taman anda sehingga menjadi basah tapi jangan sampai menggenang.
7. Boleh juga mempercantik taman dengan lampu taman, batu – batu, patung atau kursi taman yang dapat dipergunakan untuk bersantai.
Perawatan
Agar taman selalu tampil prima, tentu memerlukan perawatan. Tanaman yang baru disiram, lebih membutuhkan air dari pada tanaman yang sudah mapan. Untuk itu siramlah taman sebanyak 2x sehari diawal penanaman, yaitu pada pagi dan sore hari.
Bersihkan taman dari rumput dan tanaman liar sebulan sekali, jangan lupa beri pupuk dengan kadar seimbang. Saat ini banyak dijual pupuk siap pakai untuk tanaman, baik yang berbentuk serbuk, butiran, cairan maupun tablet. Pilihlah pupuk yang sesuai dengan budget, karena pada dasarnya hampir semua pupuk kandungannya sama.
Pupuklah tanaman setelah tanaman mulai stabil yang ditandai dengan keluarnya tunas – tunas baru. Aplikasikan sesuai dengan dosis yang dianjurkan (biasanya tertera pada kemasan).
Keberadaan taman akan mengundang kehadiran binatang – binatang kecil seperti burung – burung, berbagai jenis kupu – kupu, semut dan serangga lainnya. Biarkanlah keberadaan mereka, karena justru akan menambah “warna” anda. Usahakan menggunakan pestisida seminimal mungkin. Jika serangan hama tidaklah parah, usirlah serangga penggangu secara manual, misalnya dengan diambil satu persatu.
Ingatlah selalu bahwa taman adalah untuk kita nikmati, jangan sampai keberadaan taman di sekitar kita malah menjadi beban. Buatlah taman yang indah, bermanfaat dan dengan perawatan yang mampu kita kerjakan.
Selamat membuat taman!
By: Edwin daryono

Tidak ada komentar:
Posting Komentar